KUBU RAYA, SP - Bakti sosial Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) melalui FRKP West Borneo Vespa Lovers kembali digelar untuk hari ketiga di kawasan Tanjung Harapan, tepatnya di Gang Ismail Arahman RT 04 dan RT 06 serta warga di sekitarnya.
Sebanyak 86 kepala keluarga (KK) menerima bantuan air bersih gratis yang bersumber dari Telaga St. Petrus Rumah Pelangi, Jalan Trans Kalimantan Km 70, Kabupaten Kubu Raya. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Salah seorang warga, Maripek, mengaku gembira menerima bantuan tersebut.
“Luar biasa bapak-bapak ini punya kepedulian kepada warga yang benar-benar membutuhkan air bersih saat ini. Walaupun saya hanya dapat satu galon, alhamdulillah senang rasanya,” ungkap Maripek saat menyampaikan terima kasih kepada Bruder Stephanus Paiman OFMCap yang turut mendampingi kegiatan.
Ketua FRKP West Borneo Vespa Lovers, Frans Rene Winarno, mengatakan antusiasme warga, terutama para ibu, menunjukkan bahwa bantuan air bersih sangat membantu kebutuhan rumah tangga.
“Antusiasme warga yang datang, terutama ibu-ibu, menunjukkan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya air bersih ini. Kami memang tidak dapat memberikan kepada semua warga, tetapi ketulusan kami melakukan kegiatan ini yang perlu dicatat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FRKP sekaligus salah seorang penasihat FRKP Werst Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap, mengatakan kegiatan tersebut merupakan aksi sosial hari ketiga yang dilakukan komunitas.
Menurutnya, kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa komunitas Vespa tidak hanya identik dengan kegiatan touring, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Luar biasa semangat mereka untuk melayani warga. Ini juga menampik anggapan sebagian masyarakat bahwa anak-anak Vespa hanya touring dan mengukur jalan. Ternyata kepedulian sosial kepada masyarakat juga ada dan nyata dilakukan,” kata Bruder Stephanus.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri melalui kepedulian anggota serta masyarakat yang tergerak untuk berbagi.
“Kegiatan ini bukan menggunakan uang negara, luar negeri ataupun BUMN, tetapi murni dari mereka sendiri serta orang-orang yang tersentuh hatinya untuk berbagi melalui mereka. Dan ini bukan baru kali ini dilakukan, tetapi sudah sejak FRKP berdiri,” jelasnya.
Bruder Stephanus berharap aksi sosial tersebut dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk membantu sesama.
“Semoga kegiatan ini memotivasi orang-orang yang memiliki kelebihan untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, karena berbagi juga merupakan ajaran agama kita masing-masing,” pungkasnya. (*)